anoqnews kik yanto
  • 15/04/2024
  • Last Update 14/04/2024 20:06
  • Indonesia

Buronan Korupsi Rp994 Juta Dody Baswardojo Ditangkap Tim Tabur Kejagung di Batu, Malang

Buronan Korupsi Rp994 Juta Dody Baswardojo Ditangkap Tim Tabur Kejagung di Batu, Malang

JAKARTA, ANOQ NEWS – Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Tim Tabur Satgas SIRI dan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) berhasil mengamankan buronan kasus korupsi asal Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai, Ir. Dody Baswardojo Bin Baswoko, pada Rabu (20/3/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.

BACA JUGA : Optimalkan Anggaran, Jaksa Agung Muda Intelijen Bidik Transformasi Penegakan Hukum Modern

Dody ditangkap di Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, setelah 4 tahun melarikan diri. Ia diburu atas kasus korupsi yang dilakukannya bersama-sama dan mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 994.750.000,- (sembilan ratus sembilan puluh empat juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Pria berusia 54 tahun asal Surabaya ini sempat divonis 4 tahun penjara dan diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 963.750.000,- (sembilan ratus enam puluh tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Jika Dody tidak mampu membayar uang pengganti tersebut, hartanya akan disita dan dilelang untuk menutupi kekurangannya. Jika hartanya pun tidak cukup, Dody akan dihukum tambahan 2 tahun penjara.

Saat diamankan, Dody bersikap kooperatif dan tidak melakukan perlawanan. Ia kemudian dibawa ke Kejati Jatim untuk selanjutnya diserahkan kepada Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Dr. Ketut Sumedana, mengatakan bahwa penangkapan Dody merupakan bagian dari program Tabur Kejaksaan. Program ini bertujuan untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum.

“Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum,” tegas Ketut.

Ia juga mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejagung untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

“Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam DPO Kejagung untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman,” imbuhnya.

Penangkapan Dody Baswardojo merupakan bukti komitmen Kejagung dalam memberantas tindak pidana korupsi dan menegakkan hukum di Indonesia. (Red)

Tetap terkini dengan informasi terbaru, ikuti kikyanto.com di Google News

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *