anoqnews kik yanto
  • 15/04/2024
  • Last Update 14/04/2024 20:06
  • Indonesia

Kejagung Tegaskan Penanganan Kasus BTS 4G BAKTI Tetap Berjalan

Kejagung Tegaskan Penanganan Kasus BTS 4G BAKTI Tetap Berjalan

JAKARTA, ANOQ NEWS – Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan BTS 4G BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masih terus berjalan. Hal ini disampaikan merespons beredarnya informasi di media sosial dan media online terkait permintaan sejumlah elemen masyarakat untuk melanjutkan pengusutan kasus tersebut.

BACA JUGA : Lima Tersangka Baru Kasus Korupsi Timah Ditetapkan, Kerugian Negara Capai Triliunan

“Proses penanganan perkara BTS 4G BAKTI masih terus berjalan, mulai dari penyidikan, pemberkasan, hingga persidangan,” kata Kapuspenkum Kejagung Dr. Ketut Sumedana dalam siaran pers, Minggu (18/2).

Tim Penyidik Kejagung, lanjut Ketut, masih terus mendalami beberapa pihak dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan penyidikan terhadap korporasi yang diduga terlibat dalam kasus ini. “Penyidikan dilakukan demi penyelamatan keuangan negara,” tegasnya.

Ketut menjelaskan, penetapan tersangka baru merupakan kewenangan penuh Tim Penyidik sebagaimana diatur dalam Pasal 183 KUHAP. Tim Penyidik akan menggali semua alat bukti yang terungkap dalam proses penyidikan dan persidangan.

“Pembangunan konstruksi yuridis dan pembuktian untuk pengembangan perkara sangat tergantung pada alat bukti di proses penyidikan dan yang terungkap di persidangan,” ujar Ketut.

Lebih lanjut, Ketut menegaskan bahwa dalam persidangan, proses pembuktian harus didukung dengan alat bukti yang saling terkait satu sama lain. “Oleh karenanya, tidak benar bahwa Kejagung stagnan atau berhenti dalam pengusutan perkara ini,” tandasnya.

“Sepanjang alat bukti cukup, maka siapa pun tetap akan dilakukan pemeriksaan untuk didalami guna perkembangan perkara,” imbuh Ketut.

Ketut pun mengimbau kepada masyarakat dan media untuk tetap bersabar dan melihat perkembangan perkara ini dengan seksama, objektif, dan yuridis. (Red)

Tetap terkini dengan informasi terbaru, ikuti kikyanto.com di Google News

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *