anoqnews kik yanto
  • 19/05/2024
  • Last Update 02/05/2024 20:35
  • Indonesia

Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III di Kabupaten Belitung Timur Berlangsung Aman dan Lancar

Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III di Kabupaten Belitung Timur Berlangsung Aman dan Lancar

Manggar, Belitung Timur – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III di Kabupaten Belitung Timur berlangsung dengan aman dan lancar pada hari Kamis, 11 Mei 2023. Hingga pukul 13.00, situasi di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) baik di Desa Mentawak, Kecamatan Kelapa Kampit, dan Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar sangat kondusif.

Bupati Beltim, Burhanudin, Wakil Bupati Khairil Anwar, Kapolres Beltim Arif Kurniatan, Forkopimda, serta Panitia Pilkades Kabupaten Beltim turut memantau jalannya pelaksanaan Pemungutan Suara Pilkades di dua desa tersebut.

Pemantauan dimulai sejak pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Total sebanyak 10 TPS, 8 TPS di Desa Mentawak dan dua TPS di Desa Kurnia Jaya disambangi oleh Bupati dan rombongan.

Saat berada di TPS, Bupati selalu mempertanyakan tingkat partisipasi pemilih. Kehadiran pemilih di TPS akan menjadi acuan atau evaluasi untuk pelaksanaan Pemilihan Umum ataupun Pemilihan Kepala Daerah di tahun 2024 mendatang.

“Yang menjadi perhatian pertama kita adalah tingkat partisipasi. Hingga usai peninjauan, kita semua melihat bahwa tingkat partisipasi sudah mencapai hampir 60 persen, bahkan ada TPS yang hampir mencapai 80 persen,” ujar Burhanudin saat sholat berjamaah bersama usai meninjau Pelaksanaan Pilkades di Mesjid Agung Darussalam Manggar, Kamis (11/5/23).

Lebih lanjut, Burhanudin mengatakan bahwa masalah administrasi dan stabilitas keamanan selama Pemungutan Suara Pilkades berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ada gangguan keamanan atau hambatan di lapangan.

“Semua proses administrasi berjalan lancar. Dan untuk keamanan, semuanya berlangsung dengan aman dan kondusif,” ungkap Burhanudin.

Terkait siapa yang akan memenangkan suara terbanyak di dua desa tersebut, harus menunggu hasil tetap perhitungan suara. Burhanudin menyatakan bahwa siapapun calon yang menjadi pemenang harus mampu bergandengan tangan untuk membangun desa.

“Siapapun yang berhasil memenangkan pertarungan pilkades, dan siapapun yang kalah, harus bergandengan tangan. Saling menjaga dan memajukan desa, menghindari konflik di antara pendukung,” ujar Burhanudin.” (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *