anoqnews kik yanto
  • 14/04/2024
  • Last Update 14/04/2024 11:10
  • Indonesia

Pemkab Beltim Susun Sistem Elektronik untuk Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

Pemkab Beltim Susun Sistem Elektronik untuk Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur kini sedang menyusun arsitektur sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dengan target penyelesaian dalam tiga hingga empat bulan ke depan. Seluruh dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE diharapkan sudah selesai dalam waktu tersebut.

Menurut Bayu Priyambodo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Beltim, arsitektur SPBE merupakan kerangka dasar yang mendeskripsikan integrasi proses bisnis, data dan informasi, infrastruktur SPBE, aplikasi SPBE, dan keamanan SPBE untuk menghasilkan layanan SPBE yang terintegrasi.

“Pembuatan arsitektur SPBE ini adalah salah satu dokumen acuan bagi Kabupaten Beltim supaya dapat melakukan implementasi SPBE dengan lebih baik lagi. Arsitektur ini menjadi pedoman di masa depan,” ujar Bayu.

Penyusunan arsitektur SPBE untuk Kabupaten Beltim baru dimulai pada tahun 2023 ini bersamaan dengan penetapan arsitektur SPBE Nasional di akhir tahun 2022. Bayu menjelaskan bahwa sebelumnya sudah direncanakan pada tahun 2022, namun harus menunggu penetapan arsitektur SPBE Nasional terlebih dahulu.

Diharapkan setelah dokumen arsitektur rampung, akan terjadi peningkatan nilai pada beberapa indikator yang ada di indeks SPBE. Saat ini, indeks tersebut berada di level 2 dan dengan adanya arsitektur dan peta rencana SPBE, diharapkan dapat naik ke level 3.

Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, menambahkan bahwa SPBE bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. Penyusunan arsitektur SPBE menjadi salah satu indikator kinerja utama (IKU) Pemkab Beltim.

Setelah melakukan kegiatan evaluasi dan pemantauan wajib SPBE pada tahun 2022 oleh KemenpanRB, indeks SPBE Kabupaten Beltim tahun 2022 memperoleh kategori baik dengan nilai 2,7. Khairil menjelaskan bahwa kegiatan kick-off meeting ini menjadi langkah awal untuk penyamaan persepsi dan koordinasi seluruh perangkat daerah dalam penyusunan arsitektur SPBE.

Mantan Camat Gantung itu menargetkan dokumen arsitektur dan peta rancangan SPBE untuk seluruh OPD di Pemkab Beltim selesai dalam waktu empat bulan mendatang. Dengan adanya arsitektur SPBE, diharapkan dapat meningkatkan level kematangan dari beberapa indikator terkait dan membantu penerapan SPBE di Kabupaten Beltim. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *