anoqnews kik yanto
  • 14/04/2024
  • Last Update 14/04/2024 11:10
  • Indonesia

Tim Arcapada Berjuang Mewarnai Mural Unik di Gebyar Museum 2023

Tim Arcapada Berjuang Mewarnai Mural Unik di Gebyar Museum 2023

Belitung, Anoq News – Surya Lesmana yang akrab disapa Kiray, sedang menikmati makan siang dengan lahapnya, yang disediakan oleh panitia Gebyar Museum 2023. Kiray dan Indra Cahyadi adalah anggota dari Tim Arcapada yang ikut serta dalam lomba mural, merupakan bagian dari acara Gebyar Museum 2023 yang diselenggarakan oleh UPT Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, atau lebih dikenal sebagai Museum Tanjungpandan.

Kami berdua bekerja semalam hingga pukul 23.30 WIB. Keterbatasan waktu dan cuaca yang tidak mendukung membuat kami harus mengejar target agar mural kami selesai,” ujar Kiray sambil sesekali mengucek mata untuk mengusir rasa kantuk pada hari Rabu (21/06).

Panitia memberikan tema khusus kepada peserta, yakni menampilkan koleksi Museum Tanjungpandan dalam setiap mural yang dibuat.

Tim Arcapada sendiri melakukan terobosan yang unik dengan tidak hanya menggambarkan koleksi museum dalam mural di dinding tembok pagar Museum Tanjungpandan, tetapi juga menambahkan unsur budaya Melayu Belitung.

“Ide ini terinspirasi dari salah satu hobiku, yaitu mancing ngarong. Saya memiliki pengalaman tak terlupakan saat mancing ngarong bersama temanku, Agus. Bahkan, kami berdua harus berenang dengan sepatu bot karena terlambat pulang ke tepian,” jawab Kiray saat ditanya mengenai ide mural Tim Arcapada.

Sementara itu, Indra Cahyadi sedang beristirahat siang. Proses pembuatan mural oleh Tim Arcapada telah mencapai 80%. Mereka berharap sebelum magrib, proses finishing sudah selesai sehingga pengunjung dapat menikmati mural tersebut pada acara penutupan Gebyar Museum 2023.

Kiray, yang baru saja kembali dari masjid setelah melaksanakan sholat Dhuhur, langsung mengambil kuas dan melanjutkan proses pembuatan mural. Menjadi juara tetap menjadi target mereka agar mereka dapat menggarap mural ini dengan serius dan mencapai hasil akhir yang maksimal

“Tapi yang lebih utama bagi kami adalah meninggalkan jejak di dinding yang kelak akan menjadi bagian dari cagar budaya. Tentu hal tersebut memberikan kepuasan tersendiri,” tegas Kiray.

Lomba mural ini diadakan dalam rangka Gebyar Museum 2023 oleh Museum Tanjungpandan. Acara ini berlangsung dari tanggal 19 hingga 21 Juni 2023. Lomba ini diikuti oleh 8 tim yang terdiri dari perwakilan SMA dan masyarakat umum. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *