anoqnews kik yanto
  • 15/04/2024
  • Last Update 14/04/2024 20:06
  • Indonesia

Tolak Tambak Udang, Warga Pulau Seliu Gelar Petisi

Tolak Tambak Udang, Warga Pulau Seliu Gelar Petisi

BELITUNG, ANOQ NEWS – Keindahan Pulau Seliu, sebuah pulau kecil di selatan Belitung, terancam oleh rencana pembangunan tambak udang. Masyarakat Pulau Seliu, yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, kompak menolak rencana ini.

BACA JUGA : Oknum Kelurahan dan Warga Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Lapangan Bola

Mohammad Yasir, warga Pulau Seliu, menjadi inisiator petisi online di Change.org (https://www.change.org/p/menolak-pembangunan-tambak-udang-di-pulau-seliu) yang berjudul “Menolak Pembangunan Tambak Udang di Pulau Seliu” yang dimulai 5 Maret 2024. Petisi ini telah ditandatangani oleh puluhan orang sebagai bentuk dukungan terhadap penolakan tersebut.

“Kami menolak pembangunan tambak udang di pulau kami karena alasan yang jelas,” tegas Mohammad Yasir. “Berdasarkan data dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, tambak udang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan seperti erosi dan pencemaran air.”

Kekhawatiran Mohammad Yasir bukan tanpa alasan. Kerusakan lingkungan akibat tambak udang dapat berakibat fatal bagi mata pencaharian masyarakat Pulau Seliu. Nelayan, yang merupakan mayoritas penduduk pulau, akan kehilangan sumber penghidupan mereka jika laut tercemar dan ekosistemnya rusak.

“Tambak udang juga dapat merusak hutan mangrove dan ekosistem laut lainnya yang penting bagi ikan dan spesies laut lainnya,” kata Nor Iyoni, salah satu penandatangan petisi. “Kerusakan ini akan menurunkan produktivitas hasil tangkapan nelayan dan merugikan seluruh masyarakat.”

Dukungan terhadap penolakan tambak udang juga datang dari Ade Afrilian, warga Seliu lainnya. “Saya urang Seliu, dan mendukung penolakan tambak udang di Pulau Seliu karena merusak laut dan menghancurkan penghidupan nelayan Seliu,” tegas Ade Afrilian. “Tolak Tambak Udang, tolak keserakahan!”

Di tengah penolakan masyarakat, pembangunan tambak udang justru terus berlanjut. Peralatan berat telah diturunkan ke pulau untuk memulai pembangunan. Masyarakat Seliu mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam perizinan pembangunan tambak udang, termasuk perangkat desa dan jajarannya.

Petisi “Menolak Pembangunan Tambak Udang di Pulau Seliu” masih terus bergulir dan diharapkan dapat menarik perhatian pemerintah dan menghentikan rencana pembangunan tambak udang yang mengancam kelestarian lingkungan dan mata pencaharian masyarakat Pulau Seliu. (Red)

Tetap terkini dengan informasi terbaru, ikuti kikyanto.com di Google News

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *